Tuesday, March 22, 2016

Armenian St Char Kway Teow: It's Really The End of Char Kway Teow - ieatishootipost

Armenian St Char Kway Teow: It's Really The End of Char Kway Teow - ieatishootipost: I'm telling you: It's REALLY The End of Char Kway Teow!

I have been sounding the alarm about the impending demise of Char Kway Teow for quite a few years now. It's fate was encapsulated in the title of my first book 'The End of Char Kway Teow' which was published in 2010. Since then, not much progress has been made and my recent interview with the owner of Armenian Street Char Kway Teow seems to be only adding more nails to the coffin of this iconic Singaporean dish.

Saturday, March 15, 2014

Jurnal Refleksi Minggu ke-4

Jurnal Refleksi Minggu ke-4  CERMAT BIAYA


Menumbuhkan Usaha Dengan Anggaran Terbatas “Bootstraping” Solusinya


            Salah satu mitos terbesar dalam entrepreneurship ialah asumsi bahwa, “Yang paling saya butuhkan ialah ide bagus dan beberapa investor akan memberikan dana besar yang saya butuhkan untuk membangun bisnis.” Pada kenyataannya, para investor mendanai rencana bisnis yang berkualitas, bukan impian muluk-muluk. Yang paling penting adalah pelaksanaannya.

           Sebuah mitos yang berhubungan ialah bahwa banyak uang mutlak diperlukan untuk bisa mendirikan sebuah bisnis. Padahal jika dicermati banyak usaha yang bisa dibangun dan mencapai break even point (kembali modal) lebih sedikit dari jumlah investasi yang diminta. Pengecualian berlaku di usaha-usaha yang berkaitan dengan sektor medis dan solusi konten teknologi tinggi yang pastinya berbiaya tinggi.

            Memulai usaha Anda dengan investasi yang amat sedikit disebut sebagai “bootstrapping” dan entrepreneur-entrepreneur ini biasanya yang paling menikmati prosesnya. Mereka mengendalikan usaha sepenuhnya, mereka tidak punya investor yang bisa mengatur mereka layaknya majikan, dan mereka tidak harus selalu mengemis dana pada investor tersebut setiap bulannya. Menurut para ahli, sebanyak lebih dari 99% usaha dimulai dengan cara bootstrapping.

           Berikut merupakan sejumlah prinsip-prinsip dasar untuk memulai dan menumbuhkan usaha kita dengan jumlah anggaran yang amat terbatas, sebagaimana yang dijelaskan oleh Patrick Snow dalam bukunya “Creating Your Own Destiny”:
  1. Jalankan usaha dari rumah. Meskipun jika ruang kantor komersial lebih murah, Anda masih harus menandatangani kontrak jangka panjang , membayar di muka, menata ruangan dan merekrut orang untuk menjadi staf. Dengan sebuah situs yang baik, bisnis Anda sudah bisa terlihat besar dan profesional tanpa harus berbiaya selangit.
  2. Sesuaikan bisnis dengan passion. Anda tidak bisa berhasil melakukan sesuatu yang tidak Anda sukai. Passion bukan pengganti uang tetapi jika Anda sangat menyukai sesuatu, Anda akan menemukan cara untuk mencapainya tanpa harus mengeluarkan uang banyak di awal.
  3. Jangan merekrut pegawai. Mengatur karyawan ialah hal yang tidak mudah, dan banyak entrepreneur yang kurang menguasai ketrampilan ini. Menjalankan bisnis bukan sesuatu yang amat sulit sehingga kita bisa belajar jika kita memiliki passion yang tinggi. Pastikan karyawan yang dibutuhkan memperlebar jangkauan Anda, bukan untuk menaikkan kepercayaan diri atau minat Anda.
  4. Membuat rencana anggaran versi hemat. Hal ini kebalikan dari memulai tanpa rencana. Mengoperasikan tanpa sebuah rencana ialah cara pasti untuk menghabiskan banyak uang. Anggaran yang kecil juga berarti penghindaran bisnis yang membutuhkan banyak dana atau bahkan sebuah waralaba yang sering membutuhkan investasi awal yang besar.
  5. Hasilkan untung setiap waktu. Dunia e-commerce di internet ialah contoh terbaik untuk hal ini. Di sana Anda bisa menjual produk dan jasa selama 24 jam penuh per harinya, 7 hari seminggu, secara teratur. Contoh lain adalah sumber pemasukan lain yang terus menerus datang seperti pemasukan dari biaya langganan, biaya referral, subkontrak di mana Anda memiliki andil di dalamnya.
  6. Minimalkan inventaris atau biarkan pabrikan membawanya. Pernahkah Anda bertanya siapa yang memiliki semua mobil baru dalam tempat parkir dealer? Itu semua bukan milik penyalur/ dealer. Contoh lain ialah model Amazon.com, di mana Anda memesan produk untuk dikirimkan ke rumah hanya setelah mereka mendapatkan pembayaran dari Anda.
  7. Tukar ketrampilan atau ekuitas Anda dengan jasa yang Anda butuhkan. Sebuah contoh ialah mendapatkan ruang kantor gratis dengan menyetujui untuk menjadi manajer properti bagi si pemilik. Menukarkan ekuitas dengan jasa pantas dirundingkan dengan penasihat hukum, akuntan, insinyur, dan staf penjualan.
             Sebagian besar investor berpengalaman yakin bahwa terlalu banyak uang ialah risiko tersendiri, lebih daripada terlalu sedikit uang. Entrepreneur yang andal sering menemukan pengganti uang tetapi tidak ada yang bisa menggantikan tekad dan waktu yang ia miliki. Jadi tetap fokuskan perhatian dan pikiran pada visi bisnis dan kiat yang dibahas di atas dan Anda tak akan perlu anggaran besar untuk mencapai impian.
              Dalam dunia entrepreneur, bootstrapping adalah istilah yang di gunakan bila anda memulai usaha sendiri tanpa dukungan pendanaan dari pihak lain di luar diri atau organisasi anda. Menggunakan kekuatan sendiri pada umumnya jauh lebih realistis untuk pemula karena andalah yang tahu seluk beluk usaha anda dan tahu seluruh faktor-faktor resikonya, dengan bootstraping anda juga tidak harus menargetkan hasil yang tinggi, yang biasa di tuntut investor bila anda menggunakan dana pihak lain untuk memulainya.

              Ilustrasinya begini, bila misalnya anda memulai usaha yang membutuhkan modal awal Rp.200 juta, dan memberikan keuntungan bersih Rp.40 juta, maka dengan 20%  hasil per tahun ini sudah sangat baik untuk usaha pemula. Tetapi bila modal yang Rp.200 juta tersebut dari pihak lain dengan rasio bagi hasil 50/50  misalnya, maka investor hanya    mendapatkan Rp.20 juta setahun dan demikian juga dengan anda.
Hasil yang 10% setahun kemungkinan besar tidak akan membuat investor senang inves di usaha anda mengikat faktor resikonya, demikian pula dengan anda sendiri. Artinya dengan tingkat hasil yang sama, suatu usaha yang layak di danai sendiri belum tentu layak bila di danai orang lain.
Mungkin anda berpikir lha iya. Kalau punya modal sendiri tentu lebih meneyenangkan memulaianya dengan modal sendiri, namun kalau tidak memiliki modal sendiri, bukankah pilihannya harus menggunakan modal orang lain?
Jawabannya tidak harus!
             
             Untuk contoh usaha yang memerlukan modal Rp.200 juta tersebut di atas misalnya, bila anda ingin memualainya tetapi tidak memiliki modal yang Rp.200 juta, harusnya terpaksa melibatkan orang lain?
Berikut adalah opsi-opsi yang harus anda tempuh untuk bisa mencapai hasil yang sama ataw mendekatinya, meskipun tanpa modal yang cukup dan tidak perlu melibatakan pendanaan modal dari pihak lain:

  1. Berjualanlah dahulu sebelum produksi. Sebelum mampu memproduksi produk anda sendiri, anda bisa berjualan produk orang lain yang sama atau sejenis dengan produk yang anda rencanakan. Manfaatnya, anda akan mulai dapat menguasai pasar tanpa memerlukan modal yang besar untuk memproduksi.
  2. Memproduksi dengan fasilitas produksi orang lain. Banyak sekali produk-produk yang bisa diproduksi orang lain yang sudah berpengalaman dan memiliki fasilitas produksi yang memadai. Manfaatnya, anda sudah dapat memiliki produksi sendiri tanpa harus memiliki pabriknya.
  3. Berjualan dengan tunai. Pemula sering under estimate tentang betapa sulitnya menagih hutang/pembayaran, jauh lebih sulit dari menjual barang itu sendiri. Maka penting untuk hanya menjual terhadap pembeli yang mampu dan mau membayar tunai, manfaatnya jelas; modal yang terbatas akan berputar cepat.
  4. Membiayai usaha dengan pesanan di muka. Bila produk barang atau jasa yang anda jual benar-benar unggul, sangat bisa jadi customer anda bersedia membayar di depan. Sebelum barang atau jasa anda dideliver. Manfaatnya jelas, anda tidak perlu memerlukan modal untuk memproduksi barang atau jasa karena customer andalah yang memodalinya.
  5. Dan, berbagai cara lain yang bisa dilakukan untuk mampu menghasilkan transaksi bisnis, tanpa harus memiliki modal yang besar untuk memulainya.
Meskipun menyenangkan, memulai usaha secara bootstrapping sering dianggap kurang menarik bagi entrepreuner yang berambisi untuk cepat besar. Jadi melibatkan dana investor di luar diri anda atau organisasi anda juga tidak perlu dibuat tabu.

Hanya saja bila investor tersebut anda libatkan setelah berhasil melampaui death valley (telah break event point) anda, insyaAllah akan jauh lebih menarik bagi kedua belah pihak. Bagi investor mereka dapat melihat bisnis anda yang sudah lebih nyata, bukan hanya rencana, dan bagi anda sendiri anda akan lebih percaya diri dan memiliki bargaining position yang lebih baik dalam berhubungan dengan pihak di luar diri atau organisasi anda.

Manfaat lain dari bootstrapping adalah kebebasan mengembangkan ide-ide dan berkreasi sepenuhnya ada pada diri anda, tanpa beban orang lain yang mungkin mensyaratkan hasil tertentu dari usaha tertentu. Jadi selamat ber-bootstrapping..!!!


Semoga Bermanfaat,,, ^_^
   
      

Friday, September 20, 2013

Jurnal Refleksi Minggu Ke-3


              Jurnal Refleksi Minggu Ke-3 Pemilihan Lokasi Usaha

Contoh Analisis SWOT Pada Usaha Pakaian





            Pastikan lokasi toko strategis, yaitu mudah dijangkau oleh pengunjung, rapih dan bersih, produknya lengkap dan pelayananya ramah dan baik. 

Pada papan nama toko anda dan tampak luar, buatlah yang 'eye cathcing' yang menarik dan informasi lengkap tertulis sehingga ada ketertarikan pengunjung ingin datang.


Buatlah strategi pemasaran yang menarik dan secara berkelanjutan, misalnya bulan ini sedang ada promo, misalnya beli satu gratis satu atau beli satu dapat gratis hadiah menarik dan lain-lainnya. Pola semacam ini harus berkelanjutan, bisa satu bulan sekali atau tiga bulan sekali, promo yang berbeda sehingga pelanggan akan datang dengan rutin.


Kreatifkan produk anda, buat keunikan khusus produk pakaian anda, dan pastikan produk tersebut hasil kreatifitas anda yang tidak bisa didapati di toko lain. Dengan demikian anda tidak perlu menurunkan harga jual.


Buatlah paket-paket menarik sebagai nilai tambah penjualan. Misal saja paket busana muslim, jika membeli satu paket mulai jilbab, dress hingga rok panjangnya maka harganya akan lebih murah dibanding harus membelinya satu per satu. 


Coba pikirkan apa yang bisa dibuat secara paket dari produk-produk yang anda jual. Sebagai penjual anda tidak harus memaksa pengunjung membeli, namun anda harus berperan sebagai teman yang bisa menyarankan pakaian yang terbaik dan cocok untuk pengunjung, seperti layaknya anda sebagai konsultan penampilan untuk pengunjung. Dengan cara seperti ini pengunjung akan percaya dengan kemampuan anda dan akan mau membeli.


Bentuklah tim pemasaran yang kuat dan dapat menjalankan strategi-strategi pemasaran anda. Berikan edukasi dan prosedur yang standar sehingga mereka bisa jalankan.

Buatlah strategi aliansi pemasaran yang menarik dengan produk atau usaha lain yang sudah maju. Misalnya dengan beraliansi dengan restoran yang ada, beraliansi dengan sekolah-sekolah, beraliansi dengan komunitas ibu-ibu/remaja dan lainnya.

         Analisis SWOT   adalah suatu analisa mendalam mengenai suatu bisnis baik sumber daya yang di milikinya maupun lingkungannya. suatu analisa mendalam mengenai suatu bisnis baik.
SW
OT  Analisis adalah suatu proses yang penting dan merupakan tahap yang harus di lakukan dalam proses manajemen strategi.  

D
engan melakukan suatu
Analisa SWOT,  maka Anda dapat mengidentifikasi aktivitas mana saja yang merupakan keunggulan Anda. Kemudian Anda juga dapat mengetahui peluang-peluang apa saja yang Anda miliki dalam bisnis. Selain itu dengan mengenali kelemahan dan threats, Anda dapat melakukan perbaikan yang di perlukan bagi bisnis Anda.





                
Metode Analisis SWOT   salah satu metode untuk menggambarkan kondisi atau membagi dan mengevaluasi , suatu permasalahan. Mempunyai proyek atau berkonsep bisnis Retail  yang berlandaskan baik dari faktor internal maupun faktor external  yaitu Strength, Weakness, Opportunity, Threats. Metode ini paling sering di gunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan di lakukan karena sangat cocok di gunakan  dalam mengevaluasi  kelebihan dan kekurangan  bisnis. Analisis SWOT   hanya memberikan gambaran situasi yang terjadi, bukan suatu pemecahan masalah.

          
Salah satu contoh dari Metode SWOT   untuk penjualan pakaian adalah sebagai berikut:

Strength  (Kekuatan)
         
S
trenght adalah kondisi kekuatan atau power yang terdapat  dalam organisasi ataupun dalam diri sendiri, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang di analisis merupakan  faktor yang ada dalam tubuh proyek organisasi atau bisnis.
Contoh yang menjadi kekuatan usaha Toko ini adalah:
# Manajemen lapangan pada toko ini sudah tersusun  dengan rapih, bersih, aman dan nyaman
# Lokasi yang terletak yang padat penduduknya  (IPM nya lebih tiinggi)
# Berdasarkan table proyeksi peluang usaha Toko Pakaian ide bisnis yakni pada bulan ke-12  menyerap       sekitar 175% peluang dalam mendapatkan keuntungan.
# Pakaian merupakan kebutuhan pokok manusia  sehingga keberlangsungan Toko ini dapat terjamin.

Weakness  (Kelemahan)
         
W
eakness atau kondisi kelemahan yang terdapat dalam diri sendiri,organisasi,proyek atau bisnis. Kelemahan yang di analisis merupakan faktor  yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
Contoh yang menjadi kelemahan usaha Toko Pakaian ini adalah:
# Modal  yang kurang untuk melengkapi fasilitas yang belum ada untuk melengkapai usaha Toko Pakaian, Seperti kamar pas dan patung model.
# Ada beberapa pesaing yang sudah terlebih dahulu sehingga menuntut inovatife dan kreatife  bagi pengusaha yang ingin membuka usaha  dalam bidang usaha yang sama.


Opportunity  (Kesempatan atau Peluang)
         
O
pportunity kondisi kesempatan atau peluang  yang berkembang di masa dating yang terjadi atau bisa di sebut dengan planning concept.
Kondisi yang terjadi  merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau bisnis itu sendiri.
Misalnya: kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
Contoh yang menjadi peluang Toko Pakain ini adalah:
# Pesaing yang sedikit. Pada pasar tersebut  baru ada 2 toko sepatu sekaligus baju, sedangkan kios yang di sana kecil, sehingga jenis sepatu dan baju yang di jual  hanya sedikit macamnya.
# Adanya inovatife dan kreatife usaha ini memiliki kesempatan untuk mengusai pasar.


Threats  (Ancaman)
          
T
hreat adalah kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi , proyek atau bisnis itu sendiri.
Contoh yang menjadi ancaman usaha Toko Pakaian ini adalah:
# Cara pembayaran pelanggan yang menggunakan sistim kredit dan beresiko kredit macet.
# Golongan ekonomi yang menjadi pelanggan Toko ini adalah menengah kebawah.
# Produk baru tidak di terima oleh pasar atau pelanggan.




Happy Reading,,,, Semoga Blog ini bermanfaat ^_^
Salam Entrepreneur .... !!!!

sumber : http://finance.detik.com/read/2012/04/23/110135/1898896/1340/trik-jitu-bisnis-pakaian-secara-online-dan-offline

http://idebinis.org/